Mmm... penulis ini selalu bingung berbicara tentang cinta. Pemikirannya kembali melanglang buana, berlogika untuk urusan hati, diakhiri komentar bahwa aku tak pernah ada di satu posisi.
posisi yang mana aku tanya? posisi dimana kita tetap tak bisa melepaskan ia yang membuat seribu goresan luka bahkan mencipta kegalauan berbagai rupa?
posisi dimana 24jam waktu kita hanya dihabiskan untuknya mulai dari bertemu muka hingga bercengkrama via dunia maya? mengalahkan waktu shalat kita hingga Tuhan tak cukup waktu untuk menyapa? padahal sebelumnya kita sempat berucap "jodoh itu sudah diatur, maka dekati yang mengaturnya."
atau posisi dimana kita rela melakukan apapun untuk membuat ia terpesona. mulai dari penampilan hingga mempesolek rupa? bahkan yang lebih tak habis pikir rela memberikan segalanya, hingga sesuatu yang teramat sangat berharga, untuk ia yang berucap banyak alasan saat kita minta menghadap orang tua?
kadang aku curiga, Itu AMBISI atau CINTA??
ini bukan sebuah penghakiman. ini kegelisahan dari seorang penulis amatiran. mungkin benar apa yang mereka ucapkan, penulis ini belum tahu seperti apa rasanya jatuh cinta. hingga ia masih tak dapat menerima, mengapa urusan hati harus terpisahkan dari logika? bahkan disaat Tuhan memerintahkan kita untuk mengggunakan keduanya.
ini yang kemudian membuatku kembali bertanya, sebenarnya apa definisi dari cinta?
menurut wikipedia, cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. jadi, disaat sesuatu yang dikatakan cinta malah menimbulkan sikap yang tak baik, patah hati, menangis berhari hari meratapi ia yang bahkan tak peduli, merana seolah tak ada hal lain dalam hidupnya lagi, apa itu CINTA yang menjadi definisi??
banyak yang berucap aku belum pernah merasakannya, aku ingin bertanya disaat seperti apakah kau yakin bahwa engkau jatuh cinta??
mengagumi seseorang? aku pernah merasakannya. bahkan itu masih kurasakan saat tulisan ini aku rampungkan.
bahagia saat ada didekatnya? Aku juga seperti itu. bahkan terkadang mencari2 alasan untuk bertemu ia meski hanya sedikit waktu.
tersungging senyum saat memikirkannya? YA. itu aku. bahkan setiap kejadian yang aku lakukan bersamanya terekam kuat dipikiranku. bahkan untuk hal sepele saat ia tersenyum kepadaku, saat ia duduk disampingku, saat ia melakukan sesuatu yang aku suka tanpa aku minta, dan kebetulan kebetulan lain yang mungkin sebenarnya bukan ia lakukan untukku. semua itu tetap saja membuatku tersenyum bahagia. bahkan tertawa bak orang gila. bahkan kebahagiaan itu mampu membawa ia ke dalam mimpiku hampir setiap malam.
sahabatku pernah berucap, "beda de, antara cinta yang belum terucapkan dengan jika kita sudah pacaran."
aaahhh... satu hal negatif lagi yang aku dapat dari pacaran. sulit melupakan atau mungkin tak bisa menerima kenyataan saat ditinggalkan. hahaaa... tapi aku juga demikian. Untuk ia yang aku menyimpan perhatian, meski berkali kali aku berucap pada diriku sendiri untuk tidak terlalu membawa perasaan, untuk tidak mengaitkan segala hal yang kau lakukan dengan yang aku harapkan, tetap saja belum mampu aku lakukan. tetap saja aku bahagia dan sedih dengan kesemuan yang mungkin tak ada hubunganya antara aku dengan semua hal yang kau lakukan.
bukankah itu juga perasaan?? tapi tetap saja untuk banyak kasus dalam pacaran tak pernah masuk dalam pikiran. TERLALU BERLOGIKA, ATAU MEMANG AKU BELUM PERNAH JATUH CINTA?
kuulangi pertanyaannya, sebenarnya, untuk sang penulis amatiran ini "SUDAHKAH IA JATUH CINTA?"
KETIKA PENULIS AMATIRAN INI JATUH CINTA (PART 2)
Kesalahan Lagu Kemerdekaan
Pasti ingat dengan lagu ini. Tanpa bermaksud menggurui, tapi menurutku ada yang salah dengan lagu ini, atau mungkin justru karna lagu ini terlalu benar. Indonesia memang merdeka pada tanggal 17 agustus 1945. Tawa bahagia tersemat di seluruh wajah rakyat indonesia yang telah berjuang mempertahankan negaranya dari penjajahan Jepang dan Belanda. Bagaimana tidak! sekian ratus tahun hidup dalam kungkungan dan ketidakmanusiawian. Jika ada lagu yang mengibaratkan penderitaan itu bagaikan terkurung di sangkar emas, maka nasib pendahuluku dulu jauh lebih tersiksa dari itu. aku jadi ingat, dulu nenek pernah bercerita bahwa ia adalah satu-satunya anak yang berhasil selamat setelah seluruh warga dikampungnya dibantai oleh belanda. tak bisa kubayangkan bagaimana rasanya saat itu. takut? sudah pasti. aku yang dimarahi orangtuaku saja rasa takutnya tetap bertahan sekian lama. apa lagi jika di usia balita aku ditodongkan senjata? rasa takutnya jauh dari bayangan.
maka merdeka adalah satu mimpi besar yang diperjuangkan dengan tak hanya melawan belanda, tapi usaha membujuk para tetua indonesia. khairil anwar menuliskan dalam puisinya...
PERSETUJUAN DENGAN BUNG KARNO
Ayo ! Bung Karno kasi tangan mari kita bikin janji
Aku sudah cukup lama dengan bicaramu
dipanggang diatas apimu, digarami lautmu
Dari mulai tgl. 17 Agustus 1945
Aku melangkah ke depan berada rapat di sisimu
Aku sekarang api aku sekarang laut
Bung Karno ! Kau dan aku satu zat satu urat
Di zatmu di zatku kapal-kapal kita berlayar
Di uratmu di uratku kapal-kapal kita bertolak & berlabuh
lalu apa kesalahan yang aku maksud? kita coba cerna. dari kata-kata di lagu tersebut kita bisa menyimpulkan bahwa indonesia merdeka hanya pada tanggal 17 agustus 1945. lalu bagaimana dengan 17 Agustus 2013?? apakah indonesia juga merdeka? aku jadi teringat dengan sebuah lagu yang dinyanyikan oleh seorang musisi jalanan di bis kota saat perjalanan pulang.
"presiden pertama, indonesia merdeka
presiden kedua, korupsi uang negara
presiden ketiga, ninggalin hutang raksasa
presiden keempat, ekonomi turun cepat
presiden kelima, pengangguran merajalela"
yaa... kira2 seperti itu lah lagunya. tak hanya itu, dik doang juga pernah menuliskan lagu untuk menggambarkan keprihatinannya dengan indonesia.
"aku melihat burung garuda lambang negara
di pasar loak pedagang kaki lima
warnanya kusam padahal dari kuningan
aku beli tanpa menawar harganya
karna dijual murah dibanding patromak dan guci retak
dan yang kutakut bila tak kubeli
garudaku dilebur jadi alat-alat dapur
lambang bernegara hancur
hilangnya kebersamaan yang kian ngawur"
lagu-lagu tersebut tercipta bukan hanya karna hasil imajinasi, tapi juga melihat bukti. 17 memang menjadi angka kramat karna di tanggal itulah indonesia merdeka. tapi bagaimana dengan hasil survey yang mengatakan bahwa 17 juta anak-anak di indonesia terlantar diakibatkan putus sekolah, kemiskinan, gizi buruk dan penjualan anak-anak??bukankah sama-sama 17??
Agustus memang bulan bersejarah karna di bulan itu indonesia merdeka. tapi bagaimana dengan bentrok penganut syiah di sampang madura yang terjadi pada bulan Agustus 2012??
bukan bermaksud untuk tak mensyukuri kemerdekaan indonesia. aku sangat bersyukur. teramat sangat. berkat perjuangan para pahlawan kita, kini aku dapat makan, tidur dan beraktivitas dengan tenang. tapi jika Rasulullah menyukai orang cerdas dimana ia adalah orang yang sering mengingat mati. bukankah akan lebih baik jika kita juga merenungi kemerdekaan indonesia tak hanya dari kejayaan dan kemajuan yang diraihnya, tapi juga dari kejatuhan yang belum dibangkitkannya.
karena itu, maju terus indonesiaku. seperti tertulis dalam lagu wajib nasional kita "Berkibarlah benderaku"
Kami rakyat Indonesia
Bersedia setiap masa
Mencurahkan segenap tenaga
Supaya kau tetap cemerlang
Tak goyang jiwaku menahan rintangan
Tak gentar rakyatmu berkorban
Sang merah putih yang perwira
Berkibarkah Slama-lamanya
-hanya sebuah opini dari penulis tak berlisensi. ^_^

Ketika Penulis Amatiran Ini Jatuh Cinta
LOMBA MENULIS PUISI "MERINDU RAMADAN"
Baiklah, berikut persyaratan lengkap bagi kawan-kawan yang hendak ikut berpartisipasi sebagai peserta:
- Lomba terbuka untuk umum.
- Membagikan info lomba ini ke minimal 11 teman di jejaring sosial facebook, twitter, atau posting di blog pribadi (pilih salah satu). Like FansPage "Penerbit Meta Kata" (http://www.facebook.com/PenerbitMetaKata)
- Tema: MERINDU RAMADHAN
- Naskah dalam bentuk PUISI, maksimal 3 bait/11 baris (termasuk judul), dengan format file Ms Word 2003/2007, kertas ukuran A4, font TNR 12pt, spasi 1.5, margin rata-rata 3 cm untuk setiap sisi.
- Naskah merupakan karya asli penulis dan belum pernah dipublikasikan dalam bentuk buku.
- Setiap peserta hanya diperbolehkan mengirim 1 naskah terbaiknya, lengkap dengan biodata narasi, maksimal 30 kata (nama, akun facebook, dan alamat email).
- Naskah yang telah memenuhi persyaratan di atas, dikirim ke email: redaksi.metakata@gmail.com (berupa lampiran, bukan di badan email), dengan subyek email: MR_JUDUL NASKAH_NAMA PENULIS dan NAMA FILE disesuaikan dengan NAMA PENULIS.
- Pengiriman naskah dibuka mulai tanggal 12 Juni 2013 s.d 23 Juni 2013 pukul 11:00 WIB (hanya 11 hari)
- Hasil lomba akan diumumkan pada tanggal 26 Juni 2013 di blog resmi Penerbit Meta Kata
- 89 naskah terpilih akan dibukukan dalam bentuk Antologi Puisi dan masing-masing Penyair mendapat diskon 20% dalam pembelian buku terbit + diskon 20% dalam pembelian buku-buku terbitan
- Meta Kata dan 11 Penyair dengan naskah terbaik akan mendapatkan hadiah tambahan berikut.
Terbaik I: Paket Buku + Voucher Penerbitan Senilai Rp 150.000 + E-Sertifikat
Terbaik II: Paket E-Book + Voucher Penerbitan Senilai Rp 150.000 + E-Sertifikat
Terbaik III: Paket E-Book + Voucher Penerbitan Senilai Rp 100.000 + E-Sertifikat
Terbaik IV: Paket E-Book + Voucer Penerbitan Senilai Rp 75.000 + E-Sertifikat
Terbaik V: Paket E-Book + Voucer Penerbitan Senilai Rp 50.000 + E-Sertifikat
Terbaik VI: Paket E-book + E-Sertifikat Terbaik VII: Paket E-book + E-Sertifikat
Terbaik VIII: Paket E-book + E-Sertifikat Terbaik IX: Paket E-book + E-Sertifikat
Terbaik X: Paket E-book + E-Sertifikat Terbaik XI: Paket E-book + E-sertifikat
Hadiah dalam bentuk voucer penerbitan, tidak dapat diuangkan atau digabung dengan voucer penerbitan lainnya dan hanya berlaku untuk paket penerbitan #PERSEORANGAN Rp 500.00 di Penerbit Meta Kata
Demikian pengumuman lomba PUISI terbaru kami. Selamat berkarya melalui goresan pena!!!
Malang, 11 Juni 2013
a.n
Pimpinan Tim Kreatif Penerbit Meta Kata
ANGKA 13
dulu aku selalu merasa menjadi seorang di persimpangan. bingung menentukan jalan mana yang harus kupilih. aku selalu merasa tercemplung dan bukan memilih. tapi orang bijak memang benar. dalam kehidupan, tak pernah ada yang namanya kebetulan. termasuk dengan siapa aku dipertemukan.
aku akui aku bukan orang yang pintar. tapi suatu kebanggaan karna sejak SMP aku selalu masuk kelas unggulan. buatku itu bukan kesempatanku menyombongkan diri. tapi justru memperbaiki diri. berkompetisi dengan orang2 yang luar biasa. bagaimana tidak? sainganku di kelas rata2 adalah juara olimpiade dan berbagai lomba. setidaknya mereka adalah kumpulan juara kelas di sekolah mereka sebelumnya.
silahkan tanya!
juara olimpiade fisika? ADA.
astronomi? ADA
kimia? ADA.
matematika? ADA
apalagi berbagai ajang kesenian dan olah raga. SUDAH JELAS ADA.
perasaan pertama yang muncul saat itu adalah Minder. krisis percaya diri. kecongkakanku saat SD yang slalu juara kelas tiba2 lenyap begitu saja. tapi aku bersyukur karena orang2 di sekelilingku tak hanya pintar tapi juga luar biasa. mereka yang membangun kembali rasa percaya diriku.
dari dulu aku hanya suka menulis. this is my hobby. karna itu tak pernah terlintas dipikiranku untuk menerbitkan tulisanku. tapi justru teman-temanku mempercayaiku lebih dari aku mempercayai kemampuanku sendiri. setiap ada lomba menulis temanku selalu mendorongku untuk maju. dan kepercayaan mereka padaku lah yang akhirnya membuatku meraih beberapa lomba kepenulisan. (Yeeeyyy.. hehe)
tapi kesuksesan dan janji kehidupan yang harus kita kejar membuat kita terpisah di berbagai daerah. dan setelah sekian lama kabar baik itu tiba.
1. guru fisika ku saat SMP mendapatkan penghargaan sebagai guru terbaik dan penelitiannya menjadi penelitian terbaik tahun ini.
2. sahabatku yang bijak ini mendapatkan beasiswa S1 - S2 unpad dan bisa memilih melanjutkan s3 nya antara jepang dan belanda. FREE.. hehe (sedikit bocoran IPK nya 3,99. saatnya bilang Huwaaaahhhh. haha)
3. sahabatku yang satu ini selalu mengajakku berjalan beriringan menuju kesuksesan. karna janjinya takkan meninggalkan sahabat di belakang. ia juga luar biasa. tak cukup dengan selalu menjadi juara umum, setelah lulus dari Universitas Pendidikan Indonesia dengan IPK yang hampir sempurna, saat ini ia tengah mengabdi untuk negeri. memperbaiki kualitas generasi bangsa dengan mendidik anak-anak aceh timur.NGIRIIII.. hihi
4. sahabatku yang cantik ini juga lulus dengan IPK cumlaude dan mendapatkan tawaran s2 dari kampusnya. sudah punya calon pula. fotonya ampe ada lagi berdua pake toga. haha
mmmm.. sepertinya terlalu panjang kalau harus diceritakan semua. apalagi setelah aku masuk dunia perkuliahan. semakin banyak saja orang hebat yang kutemukan.
adikku pernah bilang setiap kali berbicara kesuksesan, aku selalu bercerita teman, teman, dan teman. aku nya kapan? sempat jadi pikiran. karna jika dibandingkan... apa dari diriku yang bisa kuceritakan? itu yang selalu jadi pertanyaan. seperti sebuah keluhan memang..
namun pemahaman itu akhirnya tertanam.
aku akan mendahulukan apa yang bisa aku lakukan, daripada menyesali apa yang tak bisa aku lakukan.
kehidupanku tumbuh karna tindakanku, bukan karena keluhanku
setiap harinya aku akan lebih bertindak.
tindakan terdengar lebih keras dibandingkan keluhan yang diteriakan.
sampai sekarang aku masih menulis kawan. tak banyak memang. hanya mengikuti imajinasi yang datang. dan hobby ini juga yang membuatku mendapat kesempatan menjadi salah satu dari tim jurnalis kemanusiaan di ACT. (lumayan bisa megang kamera gratis. hehe).
aku juga berharap menjadi orang yang berarti. karena itu aku bergabung dengan GEMABI (gerakan menuju anak baik indonesia). mencoba berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan anak-anak indonesia yang rata-rata tak berani bermimpi karna kondisi. yaa.. meskipun lebih sering anak-anak itu yang justru memberiku pelajaran dan pemahaman diri. hehe
dulu pernah ada sebuah tebakan, "mengapa jarum jam tak pernah berhenti berputar?"
jawabannya... adalah... eng eing eng.. (ala Fitri tropica. hehe) "karena ia nyari angka 13."
kurasa akulah jarum jam itu. dan orang2 hebat di sekelilingku adalah angka 13. terima kasih! karena membuatku tak pernah berhenti bergerak maju. keberhasilan kalian selalu jadi motivasi dan dorongan terbaik untukku. kuharap tidak terlambat, sampai saatnya nanti, sesuai janji. kita akan bertemu kembali saat kita telah menjadi orang yang sukses dan berarti.
terima kasih pada Tuhan sudah jauh jauh hari aku sampaikan. ucapan syukur karena telah membuatku tercemplung ke dunia orang-orang hebat seperti kalian. ^^








